Langsung ke konten utama

Pengalaman partisipasi di International Education Week 7th IPTC, Doha, Qatar


Halo, disini saya akan menceritakan tentang judul diatas. Dikarenakan banyak yang bertanya tentang acara tersebut, akan lebih efisien jika saya tulis, kamu baca, dan silakan bertanya hal-hal yang masih belum jelas nanti, ok?  let’s go!

Apa itu International Education Week?
IEW adalah bagian acara dari IPTC (International Petroleum Technology Conference) yang ditujukan untuk mahasiswa S1 dengan basis edukasi keteknikan, kebumian, dan sains. IPTC sendiri merupakan acara tahunan yang lokasi kegiatannya di area Timur-Tengah atau Asia Pasifik, bergantian setiap tahunnya. Perusahaan minyak dan gas adalah sponsor acaranya. Jadi jangan khawatir dengan biaya, karena kegiatan ini dibiayai penuh oleh penyelenggara ;)

 
110 peserta, 65 perguruan tinggi, 30 negara, dan 12 prodi berbeda

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai industri minyak saat ini, memperluas jaringan, dan menyediakan wadah untuk bekerja sama dengan peserta lain dari berbagai belahan dunia.

Kegiatannya adalah melakukan penelitian/studi pustaka dengan topik tertentu. Penelitian dikerjakan bersama teman grupnya yang kemudian dipresentasikan. Pemenangnya dapat hadiah lho.. Di 7th IPTC IEW kemarin, juara pertama presentasi masing-masing anak dapat hadiah ipad (*o*) .

Kelompok 8a, juara 1 presentasi

Ada juga acara petrobowl namanya Energy bee, semacam cerdas cermat. Kompetisinya saingan antar topik-grup tadi. Di acara kemarin juga juara 1 dapat iPad, juara 2 dapat iPod touch, dan juara tiga dapat iPhone (mantap kan :D , sayangnya ga dapat).
Saat energy bee

Dan ada trip juga loh. Yang kemarin ada empat trip pilihan yaitu kunjungan ke Exxonmobil, Schlumberger, Shell, atau Qatar arch geological trip. Saya ikut trip geologi. 

The way to be the participants
Pertama-tama, komite akan memberikan undangan kepada universitas dan meminta pihak univ untuk mengirimkan empat nominasi mahasiswa. Kriterianya mahasiswa tingkat akhir dan 20% terbaik di kampus, punya jiwa kepemimpinan dan aktif di organisasi, dan diusahakan kombinasi kandidat antara perempuan dan laki-lakinya seimbang. Lalu komite kegiatan tersebut menyeleksi aplikasi mereka, dan dipilih sekitar 100 mahasiswa yang akan berpartisipasi di kegiatan tsb.

Menurut saya mekanisme diatas sangat cocok hanya untuk di perguruan tinggi yang spesifik, misalnya School of petroleum, dsb. Karena program studinya sudah spesifik sehingga pihak univ bisa langsung menunjuk mahasiswa terbaiknya (seperti mekanisme yang diterapkan pada sebagian besar  teman-teman saya).

Nah, untuk di UGM sendiri yang tidak punya jurusan perminyakan dan apalagi bukan juga univ ‘petroleum’, surat undangan acara tersebut dikirim ke student chapter terkait, yaitu SPE UGM SC, yang dikirim oleh SPE International. Kemudian organisasi ini melakukan seleksi internal dengan melelang 4 kursi yang ada. Mahasiswa yang ingin mendaftar dipersilakan melengkapi data yang dibutuhkan, lalu tim penyeleksi memilih empat kandidat yang sesuai dengan kriteria. Selanjutnya, kandidat tersebut disetujui oleh pembina organisasi dan di apply melalui imel pembina. Barulah keempat kandidat tersebut masuk saringan di lingkup internasionalnya, yaitu seleksi komite acara tsb.

Apa saja kriterianya? Ini dia:
1.       Dapat mengikuti seluruh kegiatan dan masih berstatus mahasiswa.
2.       Mampu menulis dan berbicara bahasa inggris dengan baik.
3.       Mendapat izin tertulis dari kajur untuk meninggalkan kegiatan belajar.
4.       Surat resmi pernyataan 20% terbaik dikelasnnya.
5.       Belum pernah ikut acara IEW sebelumnya.
6.    Memberikan komitmen tertulis kepada institusinya dan IPTC untuk menghadiri IPTC International Education Week.

Lalu yang perlu dilengkapi yaitu: 
1.      CV 
2.      Formulir
3.      Endorsment Letter
4.      Transkrip nilai

Karena seleksinya hanya aplikasi dokumen, maka disinilah perjuangan untuk mendapat tiket keberangkatan. Penuhi syarat-syarat yang dibutuhkan. Lalu maksimalkan ‘daya tarik pribadi’ di CV dan essay form-nya. Pengalaman dan kemampuan yang memang mereka ‘lirik’ harus ter-mention dengan jelas. Buatlah essay di formulir sejelas mungkin, secara sistematis. Pokoknya tunjukkan kalau anda memang layak menjadi peserta.

Tips selama kegiatan
Berdasarkan pengalaman,  inilah tip-tips selama kegiatan yang insyaallah berguna agar educational trip anda berjalan lebih lancar dan masalah yang bersifat teknis bisa dihindari :D
  • Siapkan mata uang asing negara tujuan. Cobalah browsing standar harga disana agar uang yang dibawa cukup memenuhi kebutuhan dan cukup untuk membeli oleh-oleh :D . Contohnya saja di Qatar, level harganya sekitar 3x lipat lebih besar dari harga di Indonesia.
  • Untuk perjalanan yang jauh/lama pilihlah kursi pesawat dekat koridor sehingga lebih nyaman beranjak-setelah dari toilet.
  • Perhatikan pakaian yang dibawa, apakah sudah sesuai dengan dress code yang ada dan pakaian non-formalnya sesuai musim di daerah setempat. Pengalaman kemarin mengabaikan winter season daerah gurun, tanpa bawa baju hangat, akhirnya kedinginan selama disana, hohoh -_- 
  • Bicara tentang transportasi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. 1) waktu. Datanglah ke tempat berkumpul paling lambat 15 menit sebelum jadwal yang diagendakan. Sudah ada bis yang siap berangkat buat orang-orang yang tepat waktu. Dan jika telat, anda akan ditinggal, terutama bis untuk pulang dari kegiatan karena panitianya juga ikut pulang. 2) Taruh uang anda di beberapa alternatif tempat, seperti saku baju dan sebagainya. Jadi kalau anda tertinggal bus, dan tas anda diangkut *sapubersih ruangan* oleh panitia, anda tetap bisa bayar taxi. Tapi kalo emang memilih Lost in City, konsekuensi ditanggung sendiri.
  • Penting untuk beli kartu perdana lokal. Kadang nomor negeri sendiri belum tentu berfungsi walaupun ada roaming dsb.


Sekian ulasan tentang IPTC Education Week, semoga bermanfaat ya. See you in the next article. More info, bisa kontak saya langsung di media manapun. Hope you success, guys!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Rekrutmen PT. PLN (persero) angkatan 54

PLN sering membuka rekrutmen pegawai di berbagai daerah, namun tidak semua bidang dibuka. Misalnya saja, lowongan bidang teknik geologi (bidang pekerjaan yang saya lamar) saat itu hanya dibuka melalui Jobfair titian karir ITB, Bandung. Booth PLN beserta anak perusahannya saat itu membuka 19 bidang lowker. Banyak sekali bukan? Sebagai salah satu pelamar PT. PLN jalur jobfair ITB, saya ingin ikut berbagi pengalaman juga dengan readers nih, mudah-mudahan bisa memberikan gambaran bagi yang seleksi yaaa! :) 1.       ADMINISTRASI Proses melamar kerja diawali dengan seleksi administrasi. Pelamar yang memenuhi persyaratan wajib mengumpulkan berkas yang dibutuhkan ke panitia rekrutmen, yang pada saat titian karir ITB 2016 dikumpulkan di booth PLN. Suasananya ramai, antriannya pun panjang. Ya namanya awal perjuangan, harus semangat walaupun gerah ya! Apa yang dikumpulkan? Berkas yang dikumpulkan dalam map kuning yang berisi: ·     ...

SEMAPTA PLN S1/D3 ANGKATAN 54

Haloooo..  Ini cerita kami di Bulan Agustus 2016. Saya ceritakan beberapa hari yang penting saja yaa, karena sisa hari lainnya kurang seru. hehe. diimulai pada Minggu pagi, 31 Juli 2016, Kami berangkat bersama dari PLN DisJaBar menuju Pusat Pendidikan Polisi Militer (PUSDIKPOM) Cimahi. Suasana keras dan tegas sudah dimulai semenjak kami sampai. Kami dibagi menjadi  5 pleton, dan saya anggota pleton 4. Hari itu kami melakukan cek kesehatan, mengisi form pendaftaran bank BRI untuk uang saku, mendapatkan seragam dan segala aksesoris semapta, serta menitipkan barang-barang yang dilarang. Malam harinya kami juga gladi upacara pembukaan. Besoknya atau hari senin, kami melaksanakan upacara pembukaan. Setelah makan siang, ada agenda pembukaan orientasi siswa. Saya sudah gak mau cerita tentang ini karena menurunkan mood setiap nginget-nginget kejadian itu, haha. Orientasi: kami guling-guling, jalan jongkok, merangkak. Rutenya bulak-balik lapangan hijau Setiap harin...